May 17th, 2007 by kingerwin
Di saat kepenatan selama ini yang selalu merundungku dan selalu menghantui kecerian sebuah kehidupan sosok male dalam sebuah perikatan batin yg belum tercatat di sebuah catatan sakral
Aku sadar bahwa tak dapat di pungkiri perasaan emang sangat di tuntut untuk berbuat adil dan perlu ketenangan menghadapinya
Takkan pernah abis air mataku bila ingat dirimu di saat-saat puncak emosional diriku
Aku berharap saat lambaian tanganmu terakhir akan terbit sebuah isyarat hadirnya sosok female sama seperti yang telah tertinggalakan karna ambisi dan emosional karakter
Posted in Film | 1 Comment »
August 26th, 2006 by kingerwin
Matahari bergulir seiring detik waktu berlalu..!
Di saat itu aku tumbuh terus menjadi layaknya setiap objek berkembang.!
Aku sadar aku semakin berkembang tuk menjalani roda perputaran dunia..!
Sadar bahwa takkan terelakkan semua itu walou tertunda dengan kehadiran
jalan yg lain,ingatku masa tunas yang dolo saat2 diriku ingin sekali
di lahirkan menjadi yg terbaik dari semua yg paling terbaik.
Posted in Uncategorized | No Comments »
August 22nd, 2006 by kingerwin
bias kilau mu memukau ku..
sedetik ku terpaku berdiri gerah lemah
syaraf ku..
terbujuk rayu hangat senyummu
bagai ombak ku meronta tuk pergi darimu
bagai tsunami ku hancurkan puing kasihku
hingga ku jilat bara kekecewaan
dan aku pun kronis arti cinta dan sayang
hey langit bahkan bintang
berikan kerahasiaan kalian
menapaki jalan kesendirian
aku terengah dalam kenistaan
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
August 22nd, 2006 by kingerwin
Jalan hidup ini seperti tak berujung..
aku putus asa…kakiku melemah dan aku tersungkur…
meratapi keterjagaan ku yg membuatku tersiksa..
mengapa mata ini terbuka kalo hanya akan mebuatku merasakan ketakutan
dan kehancuran..aku merintih dan menangis,kututup matak ini lagi..
berharap takkan pernah ku buka lagi.. agar aku tak melihat dan merasakan
kegelapan bahkan kesunyian hidup ini.
Posted in Uncategorized | No Comments »
August 21st, 2006 by kingerwin
Posted in Uncategorized | No Comments »
August 21st, 2006 by kingerwin
Jadikanlah kekuasaanmu yang sangat pada segala sesuatu yang paling dekat dengan kebenaran, paling luas dalam keadilan, dan paling meliputi kepuasan rakyat banyak. Sebab, kemarahan rakyat banyak mampu mengalahkan kepuasan kaum elit. Adapun kemarahan kaum elit dapat dibaikan dengan adanya kepuasan rakyat banyak
Sesungguhnya rakyat yang berasal dari kaum elit ini adalah yang paling berat membebani wali negeri dalam masa kemakmuran: paling sedikit bantuannya di masa kesulitan di masa kesulitan; paling membenci keadilan; paling banyak tuntutannya, namun paling sedikit rasa terimakasihnya bila diberi; paling lambat menerima alasan bila ditolak; dan paling sedikit kesabaranya bila berhadapan dengan berbagai bencana.
Maka jangan kaujadikan mereka sebagai kelompok pendampingmu, sebab mereka adalah pembantu-pembantu kaum durhaka, dan saudara-saudara kaum yang aniaya. Kemudian pilihlah untuk jabatan sebagai hakim orang-orang yang paling utama diantara rakyatmu, yang luas pengetahuannya dan tidak mudah dibangkitkan emosinya oleh lawanya.
Posted in Uncategorized | No Comments »