Perpisahan Terakhirku
Thursday, May 17th, 2007Di saat kepenatan selama ini yang selalu merundungku dan selalu menghantui kecerian sebuah kehidupan sosok male dalam sebuah perikatan batin yg belum tercatat di sebuah catatan sakral
Aku sadar bahwa tak dapat di pungkiri perasaan emang sangat di tuntut untuk berbuat adil dan perlu ketenangan menghadapinya
Takkan pernah abis air mataku bila ingat dirimu di saat-saat puncak emosional diriku
Aku berharap saat lambaian tanganmu terakhir akan terbit sebuah isyarat hadirnya sosok female sama seperti yang telah tertinggalakan karna ambisi dan emosional karakter